Internalisasi Nilai Keteladanan Yesus dalam Injil Matius 5–7 sebagai Dasar Pengembangan Pembelajaran Kreatif Guru Pendidikan Agama Kristen

Penulis

  • Priskila Yan Poncowati Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup, Karanganyar
  • Kondang Sri Tatanegara Sekolah Tinggi Teologi Jemaat Kristus Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33991/epigraphe.v10i1.601

Kata Kunci:

contemporary hermeneutics, Derrida, Gadamer, Karl Barth, revelation, Ricoeur, hermeneutika kontemporer, wahyu

Abstrak

Abstract. This study is motivated by the tendency of Christian Religious Education (CRE) to emphasize cognitive and memorization aspects, thus neglecting students’ affective and spiritual dimensions. In contrast, Jesus’ teaching in Matthew 5–7 demonstrates a creative, contextual, and transformative pedagogical model. This study aims to analyze the internalization of Jesus’ exemplary values as a foundation for developing creative learning among CRE teachers. A qualitative descriptive approach was employed. Data were collected through in-depth interviews with three CRE teachers, supported by documentation and literature review. The findings indicate that teachers possess a sound understanding of Jesus’ exemplary values; however, their implementation in classroom practice remains unsystematic. Value internalization is reflected in teachers’ personal lives and pedagogical relationships, yet it has not been fully integrated into instructional design. This study proposes the Reflection–Internalization–Praxis (RIP) model as a framework for developing integrative and transformative CRE learning.

 

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) yang masih berorientasi pada aspek kognitif dan hafalan, sehingga kurang menyentuh dimensi afektif dan spiritual pada peserta didik. Padahal, pengajaran Yesus dalam Matius 5–7 menunjukkan pola pedagogis yang kreatif, kontekstual, dan transformatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai keteladanan Yesus sebagai dasar pengembangan pembelajaran kreatif bagi guru PAK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga guru PAK dan didukung oleh studi dokumentasi serta kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang baik terhadap nilai keteladanan Yesus, namun implementasinya dalam pembelajaran masih belum sistematis. Internalisasi nilai tampak dalam kehidupan dan relasi pedagogis guru, tetapi belum terintegrasi dalam desain pembelajaran. Penelitian ini menawarkan model Refleksi–Internalisasi–Praksis (RIP) sebagai kerangka pembelajaran PAK yang integratif dan transformatif.

Biografi Penulis

Kondang Sri Tatanegara, Sekolah Tinggi Teologi Jemaat Kristus Indonesia

 

 

 

Referensi

Agrippine Amahorseya, Michaela Zebada Faustina, dan Sjafiatul Mardliyah. “Implikasi Teori Konstruktivisme Vygotsky dalam Penerapan Model Pembelajaran Kelompok dengan Sudut Pengaman di TK Anak Mandiri Surabaya.” Jurnal Buah Hati 10, no. 1 (2023): 16–28. https://doi.org/10.46244/buahhati.v10i1.2024.

Berkhof, H., dan I. H. Enklaar. Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

Budiman, Andri. “Implementasi Sikap Disiplin Guru dalam Mendidik Murid Berdasarkan Nilai-Nilai Iman Kristen di SD Kasih Anugerah Jakarta Barat.” Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1 (2025): 1–12.

Groome, Thomas H. Will There Be Faith? A New Vision for Educating and Growing Disciples. New York: HarperOne, 2011.

Gulo, Rezeki Putra, Nelci Mbelanggedo, dan Oktavianus Rangga. “Pendidikan Agama Kristen dan Realitas Virtual: Membangun Pengalaman Pembelajaran Iman yang Imersif di Dunia Digital.” REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen 3, no. 1 (2025): 95–107. https://doi.org/10.69748/jrm.v3i1.232.

Homrighausen, Ernest G., dan I. H. Enklaar. Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2013.

Kenanga, Andreas Fernando Grace Putri, dan Tinny Mayliasari Susilo. “Sekolah Berbasis Karakter Kasih, Wujud Ideal Pendidikan Kristen.” Didasko 3, no. 1 (2023): 49–56.

Kristiani, Heni. Keguruan Yesus Berdasarkan Injil Markus. Riau: DOTPLUS Publisher, 2023.

Pasaribu, Jabes, dan Suset Pasaribu. “Penerapan Hermeneutika Kognitif pada Pendidikan Agama Kristen: Upaya Pemahaman Alkitab Masa Kini.” REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen 2, no. 1 (2024): 11–22. https://doi.org/10.69748/jrm.v2i1.91.

Pongoh, Damianus, et al. “Sumbangan Pemikiran Filsafat Pendidikan Paulo Freire bagi Sistem Pendidikan Tinggi Indonesia.” Media (Jurnal Filsafat dan Teologi) 3, no. 1 (2022): 103–115. https://doi.org/10.53396/media.v3i1.57.

Prihanto, Agus, dan Kadek Eunike Dwi Nirmala Putri. “Pentingnya Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Menghadapi Tantangan di Era Revolusi Industri 4.0.” EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 1, no. 1 (2021): 1–15. https://doi.org/10.62738/ej.v1i1.5.

Sianipar, Gabriel. “Implementasi Mengembangkan Kreativitas dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen.” REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2023): 75–91.

Sianipar, Helen Melenia, dan Wahyu Irawati. “Peran Guru Sebagai Teladan dalam Upaya Pembentukan Karakter Siswa Berdasarkan Kajian Filsafat Aksiologi Kristen.” Didaché: Journal of Christian Education 3, no. 1 (2022): 58–72. https://doi.org/10.46445/djce.v3i1.483.

Sihombing, Ericson, dan Dorlan Naibaho. “Wibawa Guru Pendidikan Agama Kristen terhadap Perkembangan Mental Peserta Didik: Studi Kasus UPT SMP 010 Parsingguran.” Indonesian Journal of Service 1, no. 1 (2025): 47–60.

Simanjuntak, Ramses. “Memaknai Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Kristen Masa Kini.” SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi 1 (2004): 27–44.

Sirait, Renta Maranata. Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen (Enhancing Competence of Christian Religious Education Teachers). Manado: CV. Blessing Words Publishing, 2025.

Sobon, Kosmas, dan Tri Astari. “Konsep Pendidikan Berbasis Masalah Paulo Freire dan Relevansinya dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.” Jurnal Filsafat Indonesia 7, no. 2 (2024): 266–275. https://doi.org/10.23887/jfi.v7i2.71506.

Sulang Sitip, Martinus, Loris, Joni, dan Lisna Novalia. “Membangun Karakter Kristiani Melalui Pembelajaran Aktif: Meneladani Yesus sebagai Guru Agung.” Sabar: Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik 2, no. 1 (2025): 33–39. https://doi.org/10.61132/sabar.v2i1.413.

Taemnanu, Adoniran, dan Yakobus Adi Saingo. “Pengembangan Kreativitas Siswa Berbasis Inovasi Guru Pendidikan Agama Kristen di Sekolah.” Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya 2, no. 1 (2026): 945–956. https://doi.org/10.63822/rn29df34.

Wenas, Maria Lidya. “Gaya Belajar Generasi Z dalam Pendidikan Kristen di Gereja, Sekolah dan Keluarga: Sebuah Usulan dalam Pendidikan Nasional.” Proceeding National Conference of Christian Education and Theology 2, no. 1 (2024): 1–9. https://doi.org/10.46445/nccet.v2i1.842.

Yudin, Fithri, et al. “Penerapan Teori Belajar Behavioristik dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Madrasah Ibtidaiyah Al-Muttaqin Gunungsari Kabupaten Serang.” MODELING: Jurnal Program Studi PGMI 10, no. 1 (2023): 387–397.

Zebua, Sadariani, dan Mortan Sibarani. “Peningkatan Kreativitas Guru Pendidikan Agama Kristen Melalui Pengembangan Materi Pembelajaran Digital.” Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 1, no. 1 (2023): 101–115. https://doi.org/10.55606/sinarkasih.v1i1.133.

Diterbitkan

2026-05-30

Cara Mengutip

Poncowati, P. Y., & Tatanegara, K. S. (2026). Internalisasi Nilai Keteladanan Yesus dalam Injil Matius 5–7 sebagai Dasar Pengembangan Pembelajaran Kreatif Guru Pendidikan Agama Kristen. EPIGRAPHE (Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani), 10(1), 105–116. https://doi.org/10.33991/epigraphe.v10i1.601

Terbitan

Bagian

Articles