Konstruksi Teologis Gereja Digital: Sebuah Refleksi Biblis Ibadah Online di Masa Pandemi Covid-19

Susanto Dwiraharjo

Abstract


The internet has in fact become one with today's life. Not only has his presence changed many things in the fabric of social life, but it has also changed religious behavior. The worship behavior that has been limited by time and space, and that has become a standard for one's faith, is no longer the case. Not only related to the space and time of worship, even more than that the liturgy of the church that has been sacred has also changed. The output of writing this article is to find a formulation of the digital church. This study applies a qualitative method with phenomenological analysis. With this method, the scattered data can then be constructed in a more meaningful and easily understood theme. This research was conducted through 4 processes, namely: first describing facts based on data, second conducting an analysis of the facts found, third conducting a study of the topic from the standpoint of Christianity, and fourth finding its relevance in digital worship patterns.

Abstrak

Internet pada faktanya telah menyatu dengan kehidupan masa kini. Keha-dirannya tidak saja telah mengubah banyak hal dalam tatanan kehidupan sosial, tetapi juga telah mengubah perilaku keagamaan. Perilaku ibadah yang selama ini terbatasi oleh ruang dan waktu, dan itu telah dijadikan standar baku keimanan seseorang, sekarang tidak lagi demikian. Bukan saja terkait dengan ruang serta waktu peribadatan, bahkan lebih dari itu liturgi gereja yang selama ini disakralkan pun juga ikut berubah.  Luaran dari penulisan artikel ini adalah untuk menemukan sebuah formulasi ten-tang gereja digital. Penelitian ini menerapkan metode kualtatif dengan analisis fenomenologi. Dengan metode ini akan dapat ditemukan data-data yang terserak selanjutnya dikonstruksikan dalam satu tema yang lebih bermakna dan mudah dipahami. Penelitian ini dilakukan melalui 4 proses, yaitu: pertama mendiskripsikan fakta berdasarkan data, kedua me-lakukan analisis terhadap fakta yang ditemukan, ketiga melakukan kajian terhadap topik dari sudut pandang ajaran Kekristeenan, dan keempat me-nemukan relevansinya pada pola peribadatan secara digital.



Keywords


church; Covid-19; digital church; digital ministry; online worship; gereja; gereja digital; ibadah online; pelayanan digital

Full Text:

PDF

References


Afandi, Yahya. “Gereja Dan Pengaruh Teknologi Informasi ‘Digital Ecclesiology.’” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 1, no. 2 (2018): 270–283. http://www.stt-tawangmangu.ac.id/e-journal/index.php/fidei.

Aupers, Stef and Dick Houtman (ed). Religions of Modernity Relocating the Sacred to the Self and the Digital. Boston: Brill, 2010.

Bromiley, Geoffrey W. Theological Dictionary of the New Testament. Grand Rrapids: William B. Eerdmans Publishing House, 1992.

Bromiley, Geoffrey W. Theological Dictionary of the New Testament. Grand Rrapids: William B. Eerdmans Publishing House, 1992.

Campbell, Heidi A, (ed). Digital Religion Understanding Religious Practice in New Media Worlds. London and New York: Routledge, 2013.

Clinebell, Howard. Tipe-tipe dasar Pendampingan dan Konseling Pastora. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2002.

Creswell, John W., pen. Ahmad Lintang Lazuardi. Penelitian Kualitatif dan Desain Riset Memilih di antara Lima Pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.

Damsar dan Indrayani. Pengantar Sosiologi Perkotaan. Jakarta Timur: Prenadamedia, 2017.

Cantwell, Christopher D. dan Hussein Rashid. Religion, Media and the Digital Turn. (Social Research Council, 2015), 40.

Dwiraharjo, Susanto. Doa Bapa Kami Doa yang Mengubah Kehidupan Kita. Jakarta: STT Baptis Jakarta, 2018.

Enns, Paul, pen. Rahmiati Tanudjya. The Moody Handbook of Theology. Malang: Literatur SAAT.

Erickson, Milard J., pen. Nugroho. Teologi Kristen, v.3. Jawa Timur: Penerbit Gandum Mas, 2004.

Geisler, Norman. Systematic Thelogy-Church. Minneapolis: Bethany House, 2005.

Grudem, Wayne. Systematic Theology. Michigan: Inter-Varsity Press, 1994.

Hadiwiyono, Harun. Iman Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.

Halim, Edwin. Wawancara, Pendeta di Gereja Baptis Indonesia, Pulo Mas, Jakarta.

Hartono, Handreas. “Mengaktualisasikan Amanat Agung Matius 28 : 19-20 Dalam Konteks Era Digital.” KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) 4, no. 2 (2018): 19–20. www.sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios.

Hillis, Ken. Digital Sensations. London: University of Minnesota Press, 1999.

Lee, Bagio. Seminar Ibadah. Jeju:15-10-2018

Nasrullah, Adon Jamaludin. Sosiologi Perkotaan. Bandung: Pustaka Setia, 2017.

Nurudin. Tuhan Baru Masyarakat Cyber di Era Digital. Yogyakarta: Aditya Media Publishing, 2012.

Rienecker, Fritz. A Linguistic Key to the Greek New Testament. Zondervan: Regency Reference Library, 1976.

Scott, David, “Christian Faith and the Cyberculture. The Institute for Religion, Technologi and Culture.

Siahaan, Harls Evan R. “Aktualisasi Pelayanan Karunia Di Era Digital.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 1, no. 1 (2017): 23–38. www.stttorsina.ac.id/jurnal/index.php/epigraphe.

Siahaan, Janfrido. Wawancara, Pendeta di Gereja Pentakosta di Indonesia Cibubur, Jakarta.

Sudobyo, Irwanto. Wawancara, Pendeta di Gereja Baptis Indonesia Cisarua, Bogor.

Tantero, Erwin Nuh. Wawancara, Pendeta di Gereja Isa Almasih Sawah Besar Jakarta.

Thiesen, Henry. Teologi Sistematika. Jawa Timur: Gandum Mas, 2008.

Widjaja, Fransiskus Irwan, Candra Gunawan Marisi, T. Mangiring Tua Togatorop, and Handreas Hartono. “Menstimulasi Praktik Gereja Rumah Di Tengah Pandemi Covid-19.” Kurios (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) 6, no. 1 (2020): 127–139. http://www.sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios/article/view/166.




DOI: http://dx.doi.org/10.33991/epigraphe.v4i1.145

Article Metrics

Abstract view : 787 times
PDF - 776 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

EPIGRAPHE telah terindeks pada situs:

View Epigraphe Stats